Nita, 26 April 2026 — Bertepatan dengan Hari Minggu Panggilan Sedunia ke-63, Gereja Katolik Keuskupan Maumere merayakan Ekaristi khusus di Gereja St. Mikael Nita yang dirangkai dengan pelantikan kepengurusan baru GEMA-GIM Keuskupan Maumere. Perayaan ini dipimpin langsung oleh Uskup Maumere, Mgr. Edwaldus Martinus Sedu, bersama para imam, anggota GEMA-GIM, dan umat Paroki Nita dalam suasana penuh sukacita.
Perayaan diawali dengan prosesi penghantaran Arca Bunda Maria dari Kediaman Keuskupan Maumere menuju Paroki Nita. Rombongan Uskup, para imam, dan anggota GEMA-GIM tiba di Gereja St. Mikael Nita pukul 08.14 WITA, didampingi pengawalan Kepolisian Kabupaten Sikka. Kehadiran rombongan disambut meriah umat dengan Tarian Hegong yang dipersembahkan ibu-ibu paroki sebagai ungkapan sukacita menyambut Bunda Maria dan gembala mereka.
Dalam homilinya, Uskup Edwaldus menegaskan bahwa panggilan bukan sekadar jabatan atau tugas organisasi, melainkan perjalanan iman dan jawaban kasih kepada Tuhan. Secara khusus kepada para pengurus baru GEMA-GIM, Uskup mengajak mereka meneladani Bunda Maria yang dengan hati terbuka menjawab “Ya” kepada Allah.
“Jadilah seperti Maria: terbuka, siap melayani, dan setia dalam hal-hal sederhana. Pada akhirnya yang dikenang Tuhan bukan seberapa besar jabatan yang kita pegang, tetapi seberapa dalam hati kita terbuka menjawab panggilan-Nya dengan kasih dan kesetiaan,” pesan Uskup.
Dalam perayaan ini, para pengurus baru Komunitas GEMA-GIM Se-Keuskupan Maumere secara resmi dilantik dan diutus untuk menghidupi pelayanan kerasulan awam serta menumbuhkan devosi kepada Bunda Maria di seluruh paroki.
Sebelum penutup Ekaristi, sejumlah sambutan turut meneguhkan makna perayaan. DPP Paroki St. Mikael Nita menekankan bahwa panggilan adalah anugerah dan berkat istimewa dari Allah yang patut disyukuri. Koordinator umum GEMA-GIM mengajak seluruh pastor paroki dan umat, mulai dari tingkat KBG, lingkungan hingga paroki, untuk bersama mengembangkan komunitas ini. Ketua Biro PKR juga membagikan sejarah hadirnya Arca Bunda Maria, sementara Bapa Uskup menyampaikan ucapan selamat dan peneguhan bagi para pengurus yang baru dilantik.
Usai Ekaristi, kegiatan dilanjutkan dengan sharing pengalaman iman para anggota GEMA-GIM, dilanjutkan makan siang bersama Uskup, para imam, dan seluruh peserta. Pada pukul 15.00 WITA, seluruh peserta mengikuti Doa Senakel dalam adorasi Sakramen Mahakudus, menutup seluruh rangkaian dalam suasana doa dan penyerahan diri melalui Bunda Maria.
Sekitar pukul 16.00 WITA, para anggota GEMA-GIM kembali ke paroki masing-masing dengan membawa semangat baru untuk hidup setia dalam panggilan dan pelayanan.
Perayaan ini menjadi peneguhan bahwa panggilan bertumbuh dari relasi yang akrab dengan Kristus, diperkaya oleh teladan Maria, dan diwujudkan dalam pelayanan nyata di tengah Gereja. Dalam semangat Hari Minggu Panggilan, Paroki Nita menjadi saksi sukacita Gereja yang terus bertumbuh dalam iman, panggilan, dan perutusan.
Ivana Gaharpung
Staff Puspas